Buatlah Strategi Yang Jitu

Gambar

”Sebuah ide mungkin nampak menarik, tapi ketika anda menyusunnya secara lebih rinci disertai angka-angka, bisa saja ide tersebut ternyata tidak menarik .”

a.Perencanaan Berdasar Kategori  Waktu

Dipilih dalam rencana jangka pendek dan jangka panjang yang meliputi latar belakang, tujuan, serta tatalaksana realisasi yang spesifik untuk masing-masing kategori waktu tersebut. Herni Prihastuti seorang pengusaha agrobisnis organik yang menggunakan rencana jangka menengah yang memeiliki rentang fleksibelitas untuk menuju ke rencana jangka panjang. Helmy Amrul pengusaha warnet Inter.Com dari Yogyakarta mengatakan, agar perencanaan usaha lebih efektif, pertanyaan dibawah ini layak disodorkan guna memperkuat bobot perencanaan yang hendak dibuat.

1.Apa jenis usaha anda?

Usaha bakery dan sayur hidroponik sepertinya memiliki kemiripan yakni mengutamakan kesegaran, Holland Bakery yang sebenarnya merek produk lokal dan pabrik kue Tan Ek Tjoan dibilangan Cikini lebih mengutamakan kecepatan sarapan pasar dan kesegaran produk. Saung Mirwan adalah perusahaan agrobisnis milik Tatang yang sadar akan karakter komoditas usahanya. Format perencanaan usaha juga berpijak pada karakter dan jenis usahanya.

2.Seberapa besar skala usaha anda?

Mengawali usaha dalam skala kecil bukan tanpa resiko, tapi umumnya skala ini lebih sed  erhana, tapin anda tidak boleh lengah dan asal-asalan. Pengalaman Suheri, ”Saya mulai dan menyukai usaha rumah barbie ini  Dengan lima orang karyawan dan omset kurang dari 15 juta perbulan. Saya tidak pernah sembarangan dalam merencanakan target kedepan dan memilih usaha skala kecil karena lebih bisa dikelola dan dievaluasi untuk perbaikan selanjutnya.”

3.Pada fase manakah usaha anda saat ini?

Baiq Hartini pengusaha Restoran Ayam Bakar Taliwang makanan khas Lombok yang memiliki beberapa cabang di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali mengatakan saat paling sulit dan mendebarkan dalam membangun usaha kuliner pada saat enam bulan pertam, bila rame pelanggan belum tentu sukses untuk selanjutnya, bila sepi bisa tutup bila nekat diteruskan dan bila usaha dalam bidang servis akan butuh pembultian dalam beberapa tahun kedepan.

4.Bagaimana kecenderungan pasar dan kompetitor?

Chandra Gunawan pengusaha ikan louhan dengan modal awal sebasar 60 juta rupiah, belum sampai enam bulan sudah balik modal. Awal tahun 2000 ikan berjidat benjol memang sedang booming dan pas banget momennya. Tapi saya nggak yakin yahun ini karena kompetitornya sudah makin berjibun dan trennya sekarang balik ke ikan cupang dan discuss.

Guna menindaklanjuti empat poin diatas diperlukan penggalian informasi yang tepat melalui analisis eksternal (diagnosis atau kondisi pasar, kecenderungan industri, teknologi, iklim pemerintahan, budaya, ekonomi, dan demografi) dan internal (pemasaran, keuangan, produksi, administrasi dan personalia).

b.Realisasi Perencanaan

Menjabarkan planning program menjadi implementatif yang dapat dikontrol dan terukur. Berikut adalah lima langkah improvisasi agar kreatifitas dan imajinasi berjalan dengan baik.

1.Analisa situasi : Buka mata, telinga dan pikiran anda pada situasi pasar paling gres saat ini sebagai tolak ukur, langkah adaptasi dan perbaikan perencanaan usaha beberapa waktu kedepan. Mulailah dengan deskripsi singkat tentang produk dan jasa yang hendak ditawarkan, keunggulan yang dimiliki dan tantangan yang akan dihadapi, rumuskan ancaman-ancaman dari para pesaing, beberkan kekuatan dari luar yang mempengaruhi usaha untuk satu tahun kedepan.

2.Tentukan target market : jika usaha yang dikembangkan dalam bidan konsumsi maka merket harus berdasarkan demografi seperti usia, jenis kelamin, serta faktor penting lainnya. Jika usahanya dalam bidang produk untuk perusahaan seperti restoran yang termasuk bisnis fleksibel maka tidak harus mengikuti keinginan pasar.

3.Tujuan usaha : harus dibuat secara realistis dan terukur agar mudah dievaluasi kinerjanya. Contoh ”meningkatkan penjualan/produk” harus dispesifikasikan lagi menjadi ”meningkatkan produksi dan penjualan 10% dikuartal pertama, 15% dikuartal kedua, 15% dikuartal ketiga, dan 10% dikuartal keempat”.

4.Strategi dan taktik : Dra. Rusmiyati seorang pengusaha ketering di Pancoran Jakarta Selatan, yang menawarkan ketering untuk acara pernikahan tujuannya adalah meningkatkan penjualan sebesar 20%. Strategi yang dilakukan dengan memeberikan potongan harga bagi para calon pelanggan potensial, sedangkan taktik yang dilakukan dengan cara memasang iklan di internet dan majalah.

5.Anggaran : berisi rincian singkat dan biaya-biaya yang terkait dengan masing-masing strategi dan taktik yang dijalankan.

c.Rencana Keuangan Dan Modal Usaha

ada beberapa hal yang mungkin harus dijawab sebelum memulai usaha, diantaranya : 

1.Berapa modal yang diperlukan untuk memeulai usaha

2.Berapa besar modal minimum yang diperlukan agar usaha bisa berjalan dan bertahan

3.Apakah usaha yang ditekuni memberikan keuntungan untuk jangka waktu yang telah ditetapkan

4.Langkah apa saja yang harus dipersiapkan jika informasi atas tiga hal diatas berhasi dirumuskan

Untuk itu : 

– Tetapkan target keungan jangka pendek dan panjang

– Tetapkan standar efisiensi yang meliputi semua aspek operasional usaha

– Dokumentasikan rencana keuangan secara menyeluruh

– Periksa kembali kebenaran rencana dan lakukan revisi bila perlu

– Analisa rencana keuangan yang sudah dibuat dan bandingkan dengan standar yang sudah ada

– Komunikasikan rencana ini pada anggota usaha anda atau karyawan dan menyiapkan tahap pelaporan dan pengendalian.

d.Perencanaan Modal Usaha

Berikut ini beberapa pos ngeluaran yang bisa ditetapkan untuk memetakan arus pengeluaran yang dikehendaki. Misalnya :

1.Persiapan pendirian badan usaha : meliputi pengadaan biaya riset pasar, biaya pembentukan badan usaha (Akte, SIUP, NPWP), biaya perijinan

2.Pengadaan harta tetap : meliputi tanah, gedung, mesin dan peralatan, yang memiliki sifat tetap dan perlu diinventarisir baik jumlah maupun nilainya hingga siap untuk difungsikan.

e.Etimasi Keuangan 

Diperlukan untuk menjawab perkiraan prospek keuangan dari usaha yang akan didirkan dan merupakan langkah kelanjutan setelah didapati angka taksiran modal awal usaha. Beberapa asumsi dibawah layak diketahui sebagai patokan,

1.Asumsi yang digunakan hendaknya realistis, tidak perlu ragu untuk menghadapi resiko keuangan berikut setumpuk kelemahan usaha anda yang berkaitan dengan aspek keuangan. Sikap realistis juga akan membantu anda meminimalkan resiko diawal usaha.

2.Tunjukan bahwa semua argumen atau asumsi dalam etimasi keuangan dimasa mendatang adalah konsisten dan masuk akal.

Langkah-langkah pokok untuk mendapatkan etimasi keuangan bagi usaha anda, yaitu  : 

a.Perkiraan Neraca : termuat harta, hutang dan modal dan mengindikasikan beberapa modal investasi dan modal kerja yang diperlukan untuk memulai usaha.

b.Perkiraan laba rugi : disusun minimal untuk 12 bulan pertama dan sebagai alat bantu untuk membantu mengendalikan jalannya usaha yang disesuaikan dengan karakter, jenis, dan skala usaha.

c.perkiraan arus kas : didasarkan atas selalu memperlihatkan antara kas masuk dan kas keluar.

e.Uji Kelayakan Usaha 

Berikut beberapa kriteria untuk menguji kelayakan suatu usaha, diantaranya : 

1.Payback Period : metode untuk mengetahui berapa lama modal usaha anda bisa kembali dalam satuan waktu tertentu dan berpatokan pada arus kas.

2.Break Even Poin : analisa yang digunakan dalam etimasi keuangan yang selalu berkaitan  antara pendapatan dengan biaya.

3.Net Present Value : sebagai nilai bersih sekarang dan digunakan untuk menghitung perbedaan antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih pada masa mendatang.

4.Internal Rate Return : digunakan untuk menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih pada masa mendatang.

5.Profitability Index : metode untuk menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan-penerimaan bersih pada masa yang akan datang dengan nilai sekarang investasi.

Untuk lebih lengkapnya klik disini : http://www.wirausaha.or.id

 

Sumber : Buku Ke-5 Rencana Usaha Yang Rasional 

               Karya, Jackie Ambadar, Miranty Abidin, Yanty Isa

 

Facebook : http://www.facebook.com/KomunitasWirausahaYbkm?fref=ts

Twitter : https://twitter.com/Wirausaha_YBKM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s