Susunlah Rencana Usaha Anda

.1dimages (10)

”Gagasan tanpa perencanaan, Nonsens”

Kemakmuran dan kesuksesan adalah hasil dari pemikiran dan keputusan yang kita lakukan serta cara kita bersikap yakni bermain untuk menang (bermain dengan penuh semangat serta berkomitmen tinggi) atau bermain hanya sekedar untuk tidak kalah (bermain dengan posisi yang lemah dan sekedar menghindari kegagalan).

a.Tepat Perencanaan Tepat Tujuan

Menyusun rencana usaha harus didasarkan pada karakter pokok usaha itu sendiri dan dapat kita temukan dimana saja seperti menyelinap di otak, di sela-sela obrolan, sampai tertuang rapi dalam sebuah tulisan. Kenalilah segenap potensi yang ada. Alam begitu luas, interaksi manusia, guliran roda pabrik, seliweran salesman yang menawarkan produk bisa menjadi sumber bahan bakar yang memperkaya sebuah rencana dalam membangun usaha.

b.Bermula Dari Daun-Daun Gugur

Nanik Heri, pendiri Sanggar 1996 yang mendirikan usahanya karena melihat jutaan daun yang berguguran setiap hari dihalaman rumahnya. Ia memadukan bahan baku, pemrosesan, inovasi desain, hingga pemasaran dengan harapan produknya dapat menjangkau masyarakat luas baik sekarang maupun beberapa tahun kedepan. Produk yang ia tawarkan mulai dari vas bunga, bingkai foto, lukisan hingga kap lampu. Pemasarannya pun tak hanya sukses di dalam negri saja seperti Jakarta, Yogyakarta, dan Bali tapi juga telah merabah ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, India, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.

c.Berbisnis Yang Gurih-Gurih

Ibu Punih, seorang pengusaha Bandeng Presto yang semula terinspirasi sering melihat hiruk pikuk padagang pengumpul ikan dikawasan Cilincing Jakarta Utara. Pada pertengahan tahun 1990 ia mencoba lebih dari sekedar mengolahnya menjadi makan siang keluarga, tetapi berencana mengolahnya untuk dijual juga. Ternyata sambutan pertama para tetangganya sungguh luar biasa hingga saat ini bersyukur karena tinggal tak jauh dari tempat sumber bahan baku dan kini usaha bandengnya semakin berkembang dan diminati beragam kalangan diberbagai daerah.

d.Berani Terjun Dan Total

Daniel Nugroho, seorang dokter yang berani meninggalkan pekerjaannya karena ingin fokus mengurusi usaha bersama isterinya yakni ”Bandeng Juwana”. Bermula saat gerai isterinya yang bersebelahan dengan ruang prakteknya lebih dilirik orang, akhirnya mereka total mengembangkan bisnis bandeng presto dan sudah terkenal di berbagai kota. Dalam sehari tak kurang dari 100 kilogram diolah dalam citarasa yang khas.

e.Tak Segan Belajar

Purnomo Prawiro, seorag pemilik usaha Taksi Blue Bird yang semula hanya memiliki dua mobil dari hibah pemerintah untuk ayahnya  pada tahun 60-an. Biarpun ia berlatar belakang dokter namum ketidak enggannannya untuk belajar dan teguh melangkah dengan perencanaan matang, mengantarnya menjadi pengusaha taksi terbesar di Indonesia.

f.Merencanakan Juga Butuh Keberanian 

Subagio Wibowo, seorang pengusaha Pesawat Aeromodeling di Semarang. Mantan wartawan ini mendirikan usahanya pada pertengahan tahun 1990 dengan jumlah produksi tak lebih dari 200 unit per bulan dengan kisaran harga antara 75 ribu rupiah sampai 700 ribu rupiah. Pada tahun pertamanya, agensi maskapai penerbangan Malaysia, Singapura, dan Australia memesan produk buatannya seteah menaklukan hati maskapai penerbangan lokal seperti Garuda Indonesia, Mandala Air, dan Merpati Air serta pesanan perseorangan seperti kolektor.

g.Tak Sekedar Imajinasi Seni

Suryadi GS, seorang pengusaha mebel antik dan kerajinan dari akar bambu asal Kulonprogo Yogyakarta. Bermula dari kesukaannya terhadap kebebasan dan karya dengan imajinasi berdimensi seni dan berpegang pada inovasi produk, ia menyulap bonggol atau akar bambu menjadi kerajinan berniali tinggi mulai dari dekorasi interior sampai topeng pengias dinding rumah.

h.Cari Informasi Sebanyak-banyaknya

Pratita, seorang pendiri perusahaan Dagadu asal Yogyakarta. Dengan modal awal sebesar 5 juta rupih pada tahun 1994 menemukan ide untuk membuat produk seperti kaos oblong, sandal, bros, gantungan kunci, notes, topi, hingga bandana yang mencerminkan ciri khas kota Yogyakarta. Dalam konteksnya, momentum suasana anak muda yang sumpek dengan formalitas, politisasi, dan semua aspek kehidupan menjadi mesiu manjur dalam menembakan ide-ide orisinil mereka. Sepuluh tahun kemudian kini produknya telah laku dipasaran dengan menghasilkan omset ratusan juta rupiah.

i.Mulailah Merencanakan

Perencanaan usaha yang baik tampak dalam perumusan tujuan dan sasaran yang spesifik, serta membantu karyawan anda memahami apa yang diharapkan dari mereka. Perencanaan senantiasa terbuka terhadap improvisasi hanya menyesuaikan perencanaan dengan kapasitas dan karakter usaha sangat diperlukan.

j.Strategi Rasional Sang Perencana Sukses 

Rhenald Khasali mengatakan ”gagalnya pengusaha atau calon pengusaha diawal usaha mereka adalah akibat tidak mampu merancang business plan yang baik. Maka begitu memasuki dunia bisnis banyak hal tak terduga muncul dan tak tahu apa yang harus dilakukan”.

Selengkapnya klik disini : http://www.wirausaha.or.id

Sumber : Buku Ke-5 Rencana Usaha Yang Rasional

Karya, Jackie Ambadar, Miranty Abidin, Yanty Isa

Facebook : http://www.facebook.com/KomunitasWirausahaYbkm?fref=ts

Twitter :

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s