Cintai Kegagalanmu

2.images (10)

”Sesungguhnya kami milik Alloh dan hanya kepada-Nya lah kami kembali, Ya Alloh, cukuplah Engkau pemberi musibah kepadaku, maka jagalah aku darinya, dan gantilah dengan yang lebih baik darinya.” (HR. An-Nasai)

1.Jangan Takut Gagal

”Bukan orang yang sabar, kecuali orang yang pernah mengalami kesalahan dan bukan orang yang arif kecuali orang yang pernah melakukan uji coba.” (HR. Tirmidzi, Ahmad dan Hakim)

Berikut adalah nasihat dari para tokoh dunia yang dapat memotivasi kita dalam menghadapi kegagalan, di antaranya sebagai berikut :

a.Napoleon Hills : seorang penulis dan motivator, mengatakan tak ada orang yang sukses tanpa mengalami kegagalan terlebih dahulu.

b.Frederick Smith : seorang pendiri FedEx, mengatakan takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu.

c.Michael Dell : seorang pendiri Dell Computer, mengatakan akuilah bahwa akan ada kegagalan dan rintangan, tetapi anda harus belajar dari kesalahan anda dan kesalahan orang lain, karena sangat sedikit yang dapat dipelajari dari kesuksesan.

d.Thomas Alva Edison : seorang penemu Geneeral Electrik, mengatakan banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan saat mereka menyerah.

2.Ambilah Resiko Kalian

”Wahai anakku, amal itu tidak akan mampu dilakukan kecuali dengan keyakinan.Barangsiapa yang lemah keyakinannya, maka lemahlah amalnya.” (Lukman Al- Hakim)

Berikut adalah pemahaman yang benar tentang resiko agar dapat dimanfaatkan secara optimal:

a.Resiko sesungguhnya ada dalam setiap aspek kehidupan, seperti bergerak, berbuat baik, menjadi mujahidpreneur pun pasti akan menemukannya.Jadi dari pada diam mendingan kita bergerak mulai dari sekarang dan jadikanlah resiko itu suatu peluang menuju kesuksesan.

b.Resiko berkaitan dengan siapa dan bukan apa, yakni tergantung siapa yang menjalankannya bila modalnya kecilpun kalau yang menjalankannya pengusaha yang sudah berpengalaman tentu hasilnya akan memuaskan dan sebaliknya.

c.Resiko mengecil ketika kualitas diri membesar, dengan cara membangun kualitas yang bersumber dari kapasitas (daya tampung pengetahuan), kapabilitas (banyaknya pengalaman), dan karakter (kekuatan untuk memegang nilai, prinsip, norma, hukum, keyakinan yang bersumber pada agama).

d.Resiko besar maka hasilnya pun akan besar, bila ingin mendapatkan hasil yang besar maka abilah resiko yang besar juga.

e.Tidak mengambil resiko akan mendatangkan resiko yang lebih besar, bila kita takut untuk mengambil resiko dan menghindarinya maka sebenarnya resiko yang besar sedang menghampiri kita.

3.Positiflah Menghadapi Kegagalan

”Sungguh menakjubkan urusan orang yang beriman, semua urusannya adalah baik.Tidaklah hal itu didapatkan pada diri seorang mukmin. Maka itu baik baginya. Dan apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar. Maka itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Berikut adalah beberapa langkah yang bisa ditempuh agar senantiasa berpikir positif menghadapi kegagalan, di antaranya :

a.Bekerjalah tanpa beban : mengubah kegagalan menjadi keberhasilan diupaya berikutnya.

b.Bekerja bukan untuk uang, tetapi belajar dan ibadah : menikmati dan menganggap pekerjaan sebagai medan pembelajaran dan sarana ibadah yang menjanjikan segudang ilmu dan amal.

c.Fokus pada apa yang diperoleh bukan yang hilang : jangan pikirkan kesempatan yang hilang karena akan ada kesempatan baru, dan tetap fokus dengan apa yang diperoleh.

d.Carilah akar masalah kegagalan :  temukan lah masalah penyebab kegagalan dari dalam diri kita sendiri, jangan menyalahkan orang lain bisa jadi kegagalan datang karena kita kurang beramal atau bersedekah.

e.Gagal hanyalah sebuah proses : bukan akhir dari segalanya, tapi sebuah proses untuk menghasilkan rencana-rencana baru.

f.Kesulitan pasti berlalu : selalu nyakin bahwa kesulitan bersifat tidak permanen dalam kehidupan kita maka percayalah pasti akan segera berlau.

g.Dengarkan pengkritik kalian : dengarkan lingkungan sekitar karena mereka adalah pengkritik terbaik bagi kegagalan maupun kesuksesan kita.

h.Pasrahkan semuanya kepada Alloh SWT : dengan sambil tetap berusaha.

i.Perbanyak Istighfar : karena Alloh akan senantiasa menghilangkan kesedihan, menyelesaikan semua masalah, dan memberi rezeki dari arah yang tidak kita duga.

4.Kyai Haji Ahmad Dahlan

Lahir pada tahun 1868 dengan nama Muhammad Darwisy dari orang tuanya KH. Abu Bakar (ulama dan khatib di Masjid Kesultanan Yogyakarta) dan Nyai Abu Bakar (putri dari H. Ibrahim seorang penghulu kesultanan).Beliau adalah seorang mujahidpreneur keturunan ke-12 dari wali songo Maulana Malik Ibrahim. Ingin tahu kisah selengkapnya klik disini : LP3i.ac.id

Sumber : Buku, Anakku Maukah Kau Jadi Pengusaha ? Seri.3

                   Karya : DR. H. Muhammad Syahrial, SE. Pendiri LP3I

Facebook : http://www.facebook.com/pages/LP3I-Kampus-Tepat-Cepat-Kerja/261891180543388?fref=ts

Twitter : https://twitter.com/LP3I_PASTI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s