Tentang Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra

.1e

Prof.Dr., Yusril Ihza Mahendra gelar Datuk Maharajo Palinduang (lahir di Lalang, Manggar, Belitung Timur5 Februari 1956; umur 57 tahun) adalah seorang pakar hukum tata negara, politikus, dan intelektual Indonesia.[1] Ia pernah menjabat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia danMenteri Sekretaris Negara Indonesia.

Yusril merupakan putra dari pasangan Idris dan Nursiha. Keluarga dari pihak ayahnya berasal dari JohorMalaysia. Kakek buyutnya, Haji Thaib, merupakan seorang bangsawan Kesultanan Johor. Keluarga ayahnya telah menetap di Belitung sejak awal abad ke-19. Sedangkan ibunya berasal dari Aie TabikPayakumbuhSumatera Barat.[2] Pada abad ke-19, neneknya pergi merantau dari Minangkabau dan menetap di Belitung.

A. Latar belakang

Yusril menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Kemudian ia mengambil gelar master di University of the Punjab, India (1985) dan gelar doktor Ilmu Politik di Universitas Sains Malaysia (1993).[3]

B. Karier

Yusril memulai kariernya sebagai pengajar di Universitas Indonesia pada mata kuliah Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum, dan Filsafat Hukum. Dari universitas tersebut, ia memperoleh titel Guru Besar Ilmu Hukum.

Selain mengajar, ia juga aktif dan menjadi pengurus beberapa organisasi, seperti MuhammadiyahDewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Dari sinilah ia banyak berkenalan dengan tokoh muslim nasional, terutama Mohammad Natsir yang banyak mempengaruhi pandangannya.

Pada tahun 1996, ia diangkat oleh Presiden Soeharto sebagai penulis pidato presiden. Hingga tahun 1998, ia telah menulis pidato untuk presiden sebanyak 204 buah. Ketika Reformasi 1998, Yusril menjadi salah satu pihak yang mendukung perubahan politik di Indonesia. Pada masa itu, Yusril berperan besar terutama ketika ia menuliskan pidato pengunduran diri Soeharto.[4]

Bersama para reformis muslim, dia mendirikan partai politik, Partai Bulan Bintang. Partai ini mengklaim sebagai pewaris Partai Masyumi.[5] Dalam partai tersebut, Yusril duduk sebagai ketua umum dari tahun 1998 hingga 2005. Pada Pemilu 1999, Partai Bulan Bintang meraih suara sebesar 2,84% dan menempatkan 13 wakilnya di parlemen.[6] Bersama Amien Rais, dia ikut mengusung Abdurrahman Wahid untuk menjadi presiden Indonesia.

Yusril telah tiga kali menempati jabatan sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan Indonesia, yaitu Menteri Hukum dan Perundang-undangan pada Kabinet Persatuan Nasional, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kabinet Gotong Royong, dan terakhir sebagai Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Indonesia Bersatu.

Selain aktif berpolitik, Yusril juga rajin menulis buku, jurnal, dan kolom di media massa. Tulisannya terutama berkisar pada masalah hukum tata negara dan politik Islam. Bersama adiknyaYusron Ihza Mahendra, ia mendirikan firma hukum Ihza & Ihza Law Firm.[7]

C. Keluarga

Yusril menikah dua kali, yakni dengan Kessy Sukaesih dan Rika Tolentino Kato. Dari pernikahannya dengan istri pertama, ia dikaruniai empat orang anak yakni Yuri Kemal Fadlullah, Kenia Khairunissa, Meilany Alissa, dan Ali Reza Mahendra. Dia bercerai dengan Sukaesih pada November 2005. Dan menikah dengan Rika pada bulan September 2006.[8]

D. Karya

  • Dinamika Tata Negara Indonesia: Kompilasi Aktual Masalah Konstitusi, Dewan Perwakilan, dan Sistem Kepartaian, 1996
  • Pemerintahan yang Amanah, 1998
  • Modernisme dan Fundamentalisme dalam Politik Islam: Perbandingan Partai Masyumi (Indonesia) dan Partai Jamaat-i-Islami (Pakistan), 1999
  • Membangun Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan, 2000
  • Rekonsiliasi Tanpa Mengkhianati Reformasi: versi media massa, 2004

E. Rujukan

  1. ^ Ghazali, A. R., (1999), Yusril Ihza Mahendra: sosok politisi muda Muslim, RajaGrafindo Persada, ISBN 979-421-721-2.
  2. ^ Padang Ekspress, Silsilah Yusril Ihza Mahendra Datuak Maharajo Palinduang, 6 Februari 2006
  3. ^ profil.merdeka.com Biografi Yusril Ihza Mahendra
  4. ^ Biografi HM Soeharto, Dikhianati Pembantu Dekatnya | Soeharto Media Center – Soeharto Review
  5. ^ kepustakaan-presiden.pnri.go.id Direktori Parpol Peserta Pemilu
  6. ^ www.cetro.or.id Suara DPR-RI 2004
  7. ^ Situs Resmi Ihza & Ihza Law Firm
  8. ^ PPI India FreeLists / ppi / [ppi] [ppiindia] Yusril Nikahi Gadis Belia

F. Pranala Luar

Sumber : wikipedia.Org

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s